Anak sering kali menangis dan marah-marah tidak jelas.
Bagaimana ya solusinya??
1. Dengarkan dengan penuh perhatian dan seluruh tubuh. Lakukan kontak mata dan sentuh anak dengan lembut
2. Beri tanggapan dalam satu kata, bukan nasihat panjang. Agar apa? Agar anak bebas berekspresi "Oh begitu.' atau 'hmmmm"
3. Berikan nama perasaan yang dialami anak. "Aku tahu rasanya kayak ada gunung meletus ya didadanya? nggak enak ya?"
4. Sebut tingkah laku anak, lalu kaitkan dengan emosinya. "Kamu tendang-tendang karena marah ya?"
5. Beri anak waktu untuk mengespresikan emosinya. Tapi tetap tegas untuk tidak melanggar kesepakatan bersama. "Kamu boleh nangis keras dulu, tapi tidak merusak dan robek-robek buku."
6. Bila moms atau ayah emosi, pisahkan dulu diri dengan anak. Katakan kita perlu waktu untuk menenangkan diri. Saat sudah tenang, lakukan kontak fisik seperti memeluknya dan mengatakn bahwa anda mencintainya
7. Jangan memukul anak. Untuk moms dan ayah sebisa mungkin mengontrol emosi yaa. Karena memukul dan berteriak akan membuat tantrumnya semakin buruk. Sebaiknya moms dan ayah harus berusaha tegas dan disiplin agar tantrum tidak menjadi kebiasaan saat ia menginginkan sesuatu.
8. Cari pengalihan. Anak kecil sangat mudah melupakan sesuatu dan tertarik dengan hal baru. Untuk mengalihkannya bisa saja menggunakan mainan yang sudah lama terlupakan atau jajanan kesukaannya. Bisa juga dengan mengajaknya bermain bahkan memasak.
9. Setelah amarah reda, lakukan langkah menyelesaikan konflik bersama anak.

0 comments:
Post a Comment